Foto: Istock/Tentang Kerajinan Bahan Lunak: Pengertian, Jenis, dan Contohnya Jakarta - Kerajinan bahan lunak adalah produk kerajinan berbahan dasar yang bersifat lunak yaitu lentur, lembut, empuk, dan mudah dibentuk. Prinsip pembuatan cenderung sengaja dan dibuat orang secara khusus. Keragaman jenis kerajinan bahan lunak terlihat melalui produk-produk yang dijajakan tersebar di berbagai daerah perkotaan. Produk yang dihasilkan antara lain bingkai foto, hiasan, gantungan kunci, dan lainnya. Pasar impor telah mendominasi penggunaan bahan lunak tersebut. Kehadirannya untuk konsumen yang mengejar keindahan, kepraktisan, dan ekonomis. Jenis Kerajinan Bahan Lunak: Dilansir buku Prakarya kelas VIII semester 1 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2018 edisi revisi 2017, beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan terbagi menjadi dua jenis: 1. Bahan Lunak Alam Bahan lunak alam adalah bahan lunak untuk karya kerajinan yang diperoleh dari ala...
Keutamaan Bulan Rajab, ia merupakan salah satu dari bulan haram. Di mana bulan haram ini adalah bulan yang dimuliakan. Bulan ini adalah yang dilarang keras melakukan maksiat, serta diperintahkan bagi kita untuk beramal sholih. Bulan Rajab adalah Bulan Haram Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadal Akhiroh dan bulan Sya’ban. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan haram. Allah Ta’ala berfirman, إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ” Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu .” (QS. At Taubah: 36) Ibnu Rajab mengatakan, ”Allah Ta’ala menjelask...
Di Makkah, peristiwa menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW ditandai dengan kehancuran pasukan Gajah yang dipimpin Raja Abrahah. Waktu itu, Abrahah adalah seorang Raja di Abysinia kini Yaman. Abrahah merasa iri sebab perekonomian Makkah dengan adanya Kakbah lebih maju dari pada Yaman yang punya kuil untuk sesembahan juga. Banyak orang berziarah ke Kakbah sehingga mendongkrak perekomian Makkah. Sebaliknya sedikit orang pergi ke kuil di Abtyinia. Abrahah pun menyerang Makkah dengan menggunakan pasukan gajah. Peristiwa penyerangan ini diabadikan dalam Al Quran surah Al-Fil. Disebutkan bahwa saat masuk Kota Makkah, pasukan gajah dihujani batu oleh sekelompok burung ababil. Pasukan gajah pimpinan Abrahah kocar-kacir dan Kakbah serta Kota Makkah selamat. Tak lama setelah pasukan gajah gagal menyerang Kakbah, Rasulullah SAW lahir. Muhammad SAW lahir dari pasangan Abdullah dan Aminah. Abdullah adalah putra dari Abdul Mutholib pemimpin suku Quraisy. Sementara Aminah merup...
Komentar
Posting Komentar